Langsung ke konten utama

Pecundang Tanah Merdeka

Pecundang Tanah Merdeka

Bangsa ini sudah Merdeka 74 Tahun Lamanya dan ini Fakta.
Kita juga sering mendengar pribahasa seperti ini kurang lebih perjuangan kalian akan lebih berat di bandingkan mengusir penjajah karna perjuangan kalian adalah melawan bangsa sendiri dan  ini juga fakta.

Namun ada yang lebih berat dalam mengisi kemerdekaan dari pada itu semua ,yaitu berat rasa melawan nafsu duniawi ketika sudah di lenakan dengan posisi dan jabatan, lupa janji di awal ,Lupa Tugas, Lupa diri dan merasa sudah Hebat, ini di sebabkan oleh apa ,oleh sifat egois yang bercampur nafsu rakus dan di barengi dengan beribu alasan pembelaan agar terlihat benar.

Sungguh kemerdekaan bangsa adalah milik semua rakyat Indonesia, tapi kemerdekaan tiap individu masih menjadi PR Besar,
Lahir dari rahim ibu pertiwi harusnya membuat setiap mereka yang menjadi anak-anak ibu pertiwi malu berdiri di atas tanah merdeka ini

Dan yang perlu di ingat bangsa ini merebut kemerdekaanya dari para Penjajah ,Sekaligus dari para penjilat para manusia ber - kepala dua ,para serakah wan dan serakah wati ,para orang-orang yang lupa dirinya siapa .

Jadi jangan isi kemerdekaan yang suci ini dengan sifat manusia - manusia jahat dan rakus seperti sifat para pecundang  sebelum Indonesia merdeka dahulu.
Karna kita sedang hidup di tanah merdeka,maka hiduplah layaknya manusia merdeka.

Kampus  adalah jantungnya kaderisasi pemimpin masa depan bangsa dan nafasnya adalah idealisme jika mahasiswa gagal mengoptimalkan makna besar di balik gelar Mahasiswa yang melekat pada dirinya maka bagaimana bisa kita menjadi pemimpin di masa depan,

Mahasiswa bukan berada di kubu Oposisi pemerintahan walau kita selalu hadir untuk melakukan Audiensi dan acap kali  menjadi parlemen jalanan di tugu-tugu Rakyat Untuk bersuara di saat ada problem bangsa yang di rasa janggal dan tidak pro Rakyat.

Dan kita juga bukan bagian dari pemerintahan walau kita memuji kinerja yang baik dari pemerintahan, tapi mahasiswa harus melihat lebih jauh dari itu semua melihat lebih objektiv menjadi Independen Sejak menyandang gelar Mahasiswa.

Di akhir saya ingin sampaikan jangan sampai
 mahasiswa di generasi kita ini menjadi  Ter- lenakan oleh jabatan-jabatan mahasiswa yang di pikul hari ini karna dunia ini masih panjang dan membutuhkan kita,
Nikmati prosesnya jangan pernah Lupakan janji sebelum ada terpilih di jabatan kampus ,mementingkan kepentingan pribadi,merasa hebat ,merasa besar namun  anda juga duduk di jabatan itu bukan tanpa sebab,
Karna kita adalah bagian dari masa depan dan calon pemimpin di Indonesia ini, Merdeka...!!

Mari letakkan kepentingan kita di atas kepentingan yang lebih basar lagi , menuju Indonesia yang kita cita-citakan

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer

Terlalu Takut Covid-19 Sebuah Penghinaan?

MPB.opinion, Penempatan  Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara adalah sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 alinea keempat yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kali ini bangsa Indonesia di uji oleh wabah berbahaya Covid-19 atau Corona yang membuat Pemerintahan Indonesia keteteran dalam menghadapi bencana yang juga melanda di belahan dunia lain yang dengan cepatnya menyebar dan menjadi momok yang sangat menakutkan . Di pantau di situs resmi  https://www.covid19.go.id/ Hingga Ahad, 12 pukulApril 2020 pukul 16.41 WIB Jumlah Positif 4.241 Jiwa, Sembuh 359 Jiwa dan Meninggal 373 jiwa terkait  Covid-19. Kali ini terkait Bencana covid-19 ideologi bangsa kita diuji dan mari kita melihat sila pertama yaitu " Ketuhanan Yang maha Esa" Dan menandai bahwa Indonesi...