Langsung ke konten utama

MPB menedesak Pemerintah lakukan One house,One Poster Terkait Covid-19

Langsa, Inisiator Mengukir Perubahan Besar ( MPB ) Muhammad Ody mendesak pemerintah melakukan gerakan One House,One Poster selama masa Covid-19 masih berstatus Pandemi pada Rabu (18/3) saat di jumpai di lapangan Merdeka Kota Langsa

Sang Inisiator MPB menjelaskan bahwa Covid-19 atau biasa kita kenal dengan sebutan Corona adalah bencana kemanusiaan yang bersumber dari kota Wuhan,china .Dan yang sangat memprihatinkan karena dengan waktu singkat virus tersebut bisa menyebar keseluruh belahan dunia hingga memasuki wilayah teritorial Indonesia .

Terlebih virus ini sudah menyasar dan menembus para elite pemerintahan yang seyogyanya adalah pelindung rakyat dalam situasi ini, namun kami apresiasi kinerja pemerintah yang dengan sigap dan cepat memberikan perhatian serius terhadap bencana kemanusiaan ini ujar  Ody

Kami melihat di semua media baik cetak maupun Televisi telah bekerja dengan baik untuk memberikan informasi terkait bahaya Covid-19 ini, terlebih para pegiat Medsos juga sangat gencar mengkampanyekannya,namun kita tak menutup kemungkinan bahwa masih ada masyarakat yang belum mengetahui secara utuh bahaya Covid-19 ini pungkas sang Inisiator MPB

Di akhir Ody mendesak agar Pemerintah pusat mengintruksikan kepada semua kepala desa agar meletakkan Poster tentang bahaya Korona dan semua yang menyangkut tentang bahaya Corona ,One House,One Poster ( Satu rumah ,satu Poster ) agar masyarakat lebih paham dan lebih bisa menjaga diri agar tidak terkena virus berbahaya yang masih berstatus Pandemi seperti ungkapan WHO tutup Muhammad Ody

Muhammad Ody (Inisiator MPB)


Komentar

Postingan Populer

Terlalu Takut Covid-19 Sebuah Penghinaan?

MPB.opinion, Penempatan  Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara adalah sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 alinea keempat yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kali ini bangsa Indonesia di uji oleh wabah berbahaya Covid-19 atau Corona yang membuat Pemerintahan Indonesia keteteran dalam menghadapi bencana yang juga melanda di belahan dunia lain yang dengan cepatnya menyebar dan menjadi momok yang sangat menakutkan . Di pantau di situs resmi  https://www.covid19.go.id/ Hingga Ahad, 12 pukulApril 2020 pukul 16.41 WIB Jumlah Positif 4.241 Jiwa, Sembuh 359 Jiwa dan Meninggal 373 jiwa terkait  Covid-19. Kali ini terkait Bencana covid-19 ideologi bangsa kita diuji dan mari kita melihat sila pertama yaitu " Ketuhanan Yang maha Esa" Dan menandai bahwa Indonesi...

Semangat Presiden Basmi Covid-19 tidak sampai ke Desa?

Muhammad Ody Inisiator MPB (Mengukir Perubahan Besar) MPBNews.Aceh Tamiang, Ditengah kondisi bangsa yang seakan semakin mencekam harusnya pemerintah menjadi lokomotif dalam menangkal informasi yang simpang siur dan membuat keadaan semakin stabil , jangan sampai berita bohong atau hanya kabar burung membuat keadaan semakin keruh di tengah Covid-19 ini. Sungguh miris jika masyarakat bisa panik berlebihan karna informasi murahan dan kebenarannya masih di ragukan ,sedih rasanya melihat dan berada di tengah kondisi seperti ini, dan jika ini terus berlanjut, jelas  kinerja Pemerintahan di pertanyakan " Ujar Inisiator MPB Muhammad Ody pada Selasa (22/4) di PT.MP EVANS Simpang Kiri Estate. Menurut data terupdate tercatat di website Resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ( www.covid19.go.id ) Hingga Pukul 11.45 WIB tertanggal 22 April 2020 Pasien terkait Covid-19 adalah sebagai Berikut ;  Meninggal Dunia : 616  Sembuh.        ...

PEMA UNSAM: Pemerintah Wajib bergerak cepat Atasi Bencana Di Aceh

Muhammad Nazar Sekjend PEMA UNSAM MPB.News,Langsa, Pemerintahan Mahasiswa ( PEMA ) Universitas Samudra Langsa turut beduka atas bencana banjir bandang yang melanda Aceh Tengah dan menghimbau agar masyarakat lebih meningkatkankan kewaspadaan Terhadap potensi banjir susulan dan di berikan ketabahan oleh Allah SWT dalam menghadapi bencana Alam ini. Diketahui bahwa bencana banjir ini melanda Aceh tengah, Provinsi Aceh dan sekitarnya pada Rabu,(13/5 ) Sore "PEMA UNSAM terut berduka atas bencana alam yang di hadapi masyarakat Aceh Tengah, khususnya wilayah tumpi, semoga masyarakat yang mendapatkan musibah di berikan ketabahan dan kekuatan  oleh allah swt dan semoga musibah ini segera usai dan tidak memberikan dampak yang lebih luas  kepada masyarakat " Kata Sekjend PEMA UNSAM M.Nazar melalui WhatsApp pada Kamis,(14/5).  Nazar menambahkan " Semoga Pemerintahan Aceh bisa bergerak lebih cepat dan sigap terhadap semua bencana alam yang terjadi di Aceh " tutup Nazar