Langsung ke konten utama

Gibran Maju Walikota Solo, Antara Presiden Jokowi dan Masa Depan Anak Muda






Pojok.MPB, Pencalonan Putra Presiden Ke - 7 Joko Widodo dalam Pemilihan Walikota Solo menuai banyak Respon di tengah masyarakat Indonesia yang terus di perbincangkan bukan hanya di Solo Tapi di Luar Pulau Jawa serta dengan cepatnya  merambah ke media sosial dan banyak yang membahas berkaitan dengan pencalonan putra kandung orang nomer 1 di Republik ini.

Timbul pertanyaan apakah ada campur tangan Presiden dalam keputusan DPP PDI-Perjuangan melalui Ketua Umum Mega Wati Soekarno Putri...?

Tapi kita sekrang tidak sedang membahas tentang Campur Tangan Presiden dalam pencalonan Putranya, tapi kita sedang membahas sosok muda yang ingin memimpin Daerah dan merupakan sebuah kemajuan dalam Demokrasi Indonesia.

Pemuda sejatinya adalah manusia yang secara sengaja di persiapkan untuk membangun Daerahnya dan Negaranya di masa depan dengan terus di bekali pemahaman tentang kecintaan terhadap Tanah Air dan menumbuhkan Konsistensinya untuk terus berbuat yang terbaik untuk Bangsanya sampai Akhir hayatnya tiba.

Indonesia saat ini di yakini memiliki potensi Anak Muda Hebat yang Cukup besar dan belum seutuhnnya terkonfirmasi sampai ke Pemerintahan Pusat , inilah sebenarnya PR besar pemerintah agar terus menghimpun Fikiran-fikiran Segar para pemuda di seluruh pelosok bangsa ini, untuk kemajuan Indonesia dimasa depan.


Pemerintah wajib memastikan bahwa pemuda di seluruh Indonesia mendapatkan pemahaman tentang Kabangsaan dan kecintaan terhadap Tahan Air, di berikan pelatihan berbagai Hal ,mengenal Sejarah bangsa ini, di luar Agenda Formal SMA dan Perguruan Tinggi dan secara berkelanjutan wajib di Follow - Up terus menerus dan Negara hadir untuk memastikan bahwa pemuda memang sudah Tercerdaskan, jika ini benar terjadi maka pemuda akan menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat di pelosok negeri di luar jabatan Formal seorang Kepala desa,Camat, Bupati/Walikota dan Gubernur.
Jika ini terjadi maka pemuda akan memainkan perannya mengkritik kebijakan dengan Ilmu dan memberikan Masukan dengan Ilmu yang di miliki, karna mencerdaskan kehidupan bangsa adalah bagian dari tanggung jawab kita Semua

Kembali ke Awal pembahasan di atas tentang seorang Figur Muda bernama Gibran Rakabuming yang akan maju dalam pemilihan Walikota Solo yang banyak menimbulkan pemahaman berbeda di tengah Masyarakat terlebih ia seorang Putra Presiden Joko Widodo.

Jadi pesan yang ingin di sampaikan adalah
Jika sistem pembangunan Kepemudaan di Republik ini sudah berjalan dengan baik maka Indonesia di masa depan tidak akan lagi berdebat tentang Hal seperti ini, kita akan berbicara tentang Persoalan yang besar dan Syarat untuk mencapai itu semua dengan satu kalimat Kunci  yaitu " Pembangunan Kepemudaan di seluruh pelosok bangsa ini di luar kegiatan Formal SMA dan Perguruan Tinggi dan konsisten di Follow-Up Terus menerus"

Hormat
Muhammad Ody
Inisiator Mengukir Perubahan Besar ( MPB)




Komentar

Postingan Populer

Terlalu Takut Covid-19 Sebuah Penghinaan?

MPB.opinion, Penempatan  Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara adalah sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 alinea keempat yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kali ini bangsa Indonesia di uji oleh wabah berbahaya Covid-19 atau Corona yang membuat Pemerintahan Indonesia keteteran dalam menghadapi bencana yang juga melanda di belahan dunia lain yang dengan cepatnya menyebar dan menjadi momok yang sangat menakutkan . Di pantau di situs resmi  https://www.covid19.go.id/ Hingga Ahad, 12 pukulApril 2020 pukul 16.41 WIB Jumlah Positif 4.241 Jiwa, Sembuh 359 Jiwa dan Meninggal 373 jiwa terkait  Covid-19. Kali ini terkait Bencana covid-19 ideologi bangsa kita diuji dan mari kita melihat sila pertama yaitu " Ketuhanan Yang maha Esa" Dan menandai bahwa Indonesi...

Akses jalan Alur Sali yang rusak parah

Foto: Kondisi Jalan di siang hari PojokMPB . Dusun Alur sali, Desa Menanggini, Kecamatan karang baru. Minggu siang dan sore 9/05/2021, 13.00 dan 21.30 wib. Keadaan Jalan yang rusak parah sudah sejak dulu. Apalagi di musim penghujan, jalan ini sangat sulit untuk dilalui, dan memang satu-satunya alternatif masyarakat untuk berkegiatan Perbaikan selalu ada, namun area ini adalah Perkebunan Kelapa Sawit jadi segala mobil angkutan Sawit sering melalui sehingga jalan yang sudah diperbaiki ini tetap rusak kembali. Jalan ini sekitaran 15 km. Dan percepatan perjalanan menuju ke Kota tergantung bagaimana kondisi jalan. apabila keadaannya sulit untuk dilalui, maka membutuhkan waktu yang lama juga untuk warga agar bisa melewatinya. Jika keadaannya kering maka mempermudah masyarakat untuk melewatinya.  Apalagi keadaan di Dusun ini berkesulitan jaringan, untuk salah satu Mahasiswa seperti saya juga terhambat untuk mencari jaringan keluar Dusun ketika jalan nya rusak. Ungkap salah seorang Mahasis...

Semangat Presiden Basmi Covid-19 tidak sampai ke Desa?

Muhammad Ody Inisiator MPB (Mengukir Perubahan Besar) MPBNews.Aceh Tamiang, Ditengah kondisi bangsa yang seakan semakin mencekam harusnya pemerintah menjadi lokomotif dalam menangkal informasi yang simpang siur dan membuat keadaan semakin stabil , jangan sampai berita bohong atau hanya kabar burung membuat keadaan semakin keruh di tengah Covid-19 ini. Sungguh miris jika masyarakat bisa panik berlebihan karna informasi murahan dan kebenarannya masih di ragukan ,sedih rasanya melihat dan berada di tengah kondisi seperti ini, dan jika ini terus berlanjut, jelas  kinerja Pemerintahan di pertanyakan " Ujar Inisiator MPB Muhammad Ody pada Selasa (22/4) di PT.MP EVANS Simpang Kiri Estate. Menurut data terupdate tercatat di website Resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ( www.covid19.go.id ) Hingga Pukul 11.45 WIB tertanggal 22 April 2020 Pasien terkait Covid-19 adalah sebagai Berikut ;  Meninggal Dunia : 616  Sembuh.        ...