Langsung ke konten utama

Pengembangan UMKM Pembuatan Tempe Di Gampong Cinta Raja



Oleh 

Mai Indah Lestari

Mahasiswi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Langsa

POJOK.MPB, Pada dasarnya, UMKM adalah usaha atau bisnis yang dilakukan oleh individu, kelompok, badan usaha kecil, maupun rumah tangga yang notabennya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat khususnya anggota kelompok. Keberadaan UMKM di indonesia sangat diperhitungkan, karena borkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi. Sebagai orang Indonesia tentu pemandangan dan aktivitas kita sehari-hari tak lepas dari berbagai layanan dan barang hasil kreasi pelaku UMKM.  

Dimulai dengan aktivitas pagi hari ketika sarapan kita mencari bubur atau kue-kue makanan ringan yang dijual UMKM, membeli kebutuhan pokok di warung dekat rumah yang juga adalah UMKM. Pelaku usaha dengan karakteristik tersebut dapat ditemukan disekitar kita baik itu saudara, tetangga, teman, atau kita sendiri. Dari namanya UMKM memang memiliki kepanjangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Gampong Cinta Raja juga mempunyai usaha UMKM yang sudah lama berjalan. Salah satu usaha UMKM yang berkembang di Gampong ini adalah usaha pembuatan tempe, yang dipelopori sejak tahun 1997 yang berjalan berkisar 24 tahun lamanya. 

Nenek Rubinem (69 tahun) salah satu warga Gampong Cinta Raja yang melakukan usaha UMKM ini yang merupakan mata pencaharian pokoknya untuk kebutuhan keluarganya. Usaha UMKM dalam pembuatan tempe ini dibantu oleh anggota keluarganya. Nenek rubinem ini mempunyai 6 orang anak yang dibiayai dari hasil penjualan usaha tempe ini. 

Tempe adalah makanan khas indonesia yang terbuat dari fermentasi kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus seperti Rhizopus oligoporus,Rh. Sediaan fermentasi ini secara umum dikenal sebagai ragi tempe. Makanan sehari-hari orang Indonesia ini adalah olahan dari kedelai yang sangat mudah dijumpai dihampir seluruh wilayah. Tempe yang biasanya berbentuk bongkahan persegi ini adalah hasil fermentasi kedelai yang diberi sejenis jamur. 

Tempe adalah makanan yang sangat ideal bagi dunia yang semakin merata. Jaminan makanan dengan rasa yang lezat plus produksi yang mudah dan murah .


Tempe adalah makanan yang sangat ideal bagi dunia yang semakin merata. Jaminan makanan dengan rasa yang lezat plus produksi yang mudah dan murah dengan kualitas nutrisi yang tinggi. Tempe juga berkah yang tidak ada duanya. Per 100 gram tempe hanya bernilai 157 kalori, sangat rendah lemak jenuh, dengan kandungan kolestrol yang nyaris nol. Tempe yang masih baru atau segar tercatat memiliki rata-rata kandungan protein hingga 19,5 persen. Sejajar dengan daging ayam 21 persen, daging sapi 20 persen, telur 13 persen dan susu 3 persen. Lebih dari itu, kualitas protein yang bisa dimanfaatkan tubuh hanya sedikit lebih rendah dari daging ayam dan daging sapi.

Cara membuat tempe yang dilakukan oleh Nenek Rubinem. Pertama yang dilakukan Agar benar-benar mendapatkan biji kedelai yang bagus, dilakukan penyortiran. Caranya tempatkan biji kedelai pada tampah, kemudian ditampi. Biji kedelai dicuci dengan air mengalir. Kacang kedelai direbus selama 15 menit. Kedelai yang sudah direbus direndam selama hingga menghasilkan kondisi asam. Keesokan harinya kulit arinya dikupas. Kemudian dicuci kembali. Biji kedelai ditanak kembali, setelah matang, angkat, lalu dihamparkan tipis-tipis sampai mengering. Proses selanjutnya adalah menambah ragi. Bungkus kedelai yang sudah tercampur rata dengan ragi menggunakan daun pisang atau plastik. Peram bungkusan kedelai, sesudah diperam semalam dilakukan penusukan lidi. Peram lagi semalam , keesokan harinya tempe yang dibuat telah jadi dan siap dikonsumsi.

Setelah beberapa proses yang dilakukan, kemudian tempe dipasarkaan di warung-warung Gampong Cinta Raja tersebut dengan harga Rp 2.000,00/ 5 potong. Dengan penghasilan bersih yang didapat kurang lebih Rp 280.000,00 perminggu. Dari setiap tempe yang dipasrkan Nenek Rubinem selalu habis tak tersisa. Terkadang tempe yang hendak dipasarkan ke warung telah habis terjual di rumahnya.


Komentar

Postingan Populer

Terlalu Takut Covid-19 Sebuah Penghinaan?

MPB.opinion, Penempatan  Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara adalah sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 alinea keempat yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kali ini bangsa Indonesia di uji oleh wabah berbahaya Covid-19 atau Corona yang membuat Pemerintahan Indonesia keteteran dalam menghadapi bencana yang juga melanda di belahan dunia lain yang dengan cepatnya menyebar dan menjadi momok yang sangat menakutkan . Di pantau di situs resmi  https://www.covid19.go.id/ Hingga Ahad, 12 pukulApril 2020 pukul 16.41 WIB Jumlah Positif 4.241 Jiwa, Sembuh 359 Jiwa dan Meninggal 373 jiwa terkait  Covid-19. Kali ini terkait Bencana covid-19 ideologi bangsa kita diuji dan mari kita melihat sila pertama yaitu " Ketuhanan Yang maha Esa" Dan menandai bahwa Indonesi...

Akses jalan Alur Sali yang rusak parah

Foto: Kondisi Jalan di siang hari PojokMPB . Dusun Alur sali, Desa Menanggini, Kecamatan karang baru. Minggu siang dan sore 9/05/2021, 13.00 dan 21.30 wib. Keadaan Jalan yang rusak parah sudah sejak dulu. Apalagi di musim penghujan, jalan ini sangat sulit untuk dilalui, dan memang satu-satunya alternatif masyarakat untuk berkegiatan Perbaikan selalu ada, namun area ini adalah Perkebunan Kelapa Sawit jadi segala mobil angkutan Sawit sering melalui sehingga jalan yang sudah diperbaiki ini tetap rusak kembali. Jalan ini sekitaran 15 km. Dan percepatan perjalanan menuju ke Kota tergantung bagaimana kondisi jalan. apabila keadaannya sulit untuk dilalui, maka membutuhkan waktu yang lama juga untuk warga agar bisa melewatinya. Jika keadaannya kering maka mempermudah masyarakat untuk melewatinya.  Apalagi keadaan di Dusun ini berkesulitan jaringan, untuk salah satu Mahasiswa seperti saya juga terhambat untuk mencari jaringan keluar Dusun ketika jalan nya rusak. Ungkap salah seorang Mahasis...

Semangat Presiden Basmi Covid-19 tidak sampai ke Desa?

Muhammad Ody Inisiator MPB (Mengukir Perubahan Besar) MPBNews.Aceh Tamiang, Ditengah kondisi bangsa yang seakan semakin mencekam harusnya pemerintah menjadi lokomotif dalam menangkal informasi yang simpang siur dan membuat keadaan semakin stabil , jangan sampai berita bohong atau hanya kabar burung membuat keadaan semakin keruh di tengah Covid-19 ini. Sungguh miris jika masyarakat bisa panik berlebihan karna informasi murahan dan kebenarannya masih di ragukan ,sedih rasanya melihat dan berada di tengah kondisi seperti ini, dan jika ini terus berlanjut, jelas  kinerja Pemerintahan di pertanyakan " Ujar Inisiator MPB Muhammad Ody pada Selasa (22/4) di PT.MP EVANS Simpang Kiri Estate. Menurut data terupdate tercatat di website Resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ( www.covid19.go.id ) Hingga Pukul 11.45 WIB tertanggal 22 April 2020 Pasien terkait Covid-19 adalah sebagai Berikut ;  Meninggal Dunia : 616  Sembuh.        ...