Langsung ke konten utama

Postingan

Corona ,Mafia serta Hoax adalah Musuh Bersama

Penulis; Taufik Firmasyah ( Sekum LAPMI INSAN JUAG HMI Cabang Langsa) MPB.OPINION, Dalam  beberapa bulan terakhir telah digegerkan dengan adanya Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan sebutan Corona. karenanya masyarakat saat ini sangat resah akibat hadirnya wabah Corona ini Bahkan di belahan dunia seperti Italia, Iran, korea selatan, serta indonesia sendiri sudah terkena dampak corona yang bersumber dari Kota Wuhan ,China ini. Sementara Persatuan Bangsa Bangsa ( PBB ) Melalui badan kesehatan Internasional ( (WHO) Mengumumkan Bahwa Wabah Virus corona atau Covid-19 bersifat Pandemi, perlu kita ketahui saat ini pemerintah indonesia telah menetapkan status peristiwa yang terjadi di akibatkan virus corona sebagai bencana nasional. Tercatat diumumkan pada sabtu ,14 maret 2020 oleh ketua Satuan Gugus  Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga kepala  Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) Doni Monardo di  Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencan...

Semangat membumi hanguskan Covid-19 harus berdampak Ke Desa

Muhammad Ody Inisiator MPB Aceh Tamiang,   inisiator Mengukir Perubahan Besar (MPB) Muhammad ody kembali mengomentari kinerja pemerintahan pusat terkait penanganan Covid-19 atau Corona guna menghambat dan menghentikan penyebaran virus mematikan ini ,yang semakin hari semakin banyak memakan korban dan sangat meresahkan masyarakat Indonesia, hal ini di sampaikan pada Jum'at ( 27/3 ) di Desa Simpang kiri. Ody menjelaskan Pemerintah Pusat harus menaikkan lagi level keseriusan dalam penanganan wabah berbahaya ini,karna jumlah korban meninggal akibat virus Covid-19 terus bertambah di tiap harinya dan menandai bahwa level keseriusan pemerintah harus di tingkatkan. Di lansir dari Laman Resmi   Covid-19.go.id hingga Jum'at Malam  Pukul 19.30 ( 27/3) di Indonesia sudah terdapat 1046 Jiwa Positif  46 jiwa Sembuh dan 87 jiwa meninggal dunia terkait wabah berbahaya Covid-19 ini. Kita berharap ketika pemerintah pusat meningkankan Level keseriusannya dalam ...

Covid-19 dan balutan Hoax serta Penangkalnya

Muhammad Ody Inisiator MPB Aceh Tamiang,  Corona dan Hoax adalah dua  musibah yang saat ini datang bersamaan di tahun 2020 yang membuat fokus kita untuk bangkit dan  memulai tahun ini lebih baik lagi terpaksa kita di tunda dahulu untuk fokus menuntaskan problem bangsa menghadapi Covid-19 dan Hoax, namun berbeda dengan Covid-19 ,ternyata  Virus Hoax sebenarnya sudah datang lebih dahulu Ke Indonesia dan sering muncul dan membumi di mana pun tak mengenal lokasinya baik di dunia Politik, Sosial, Ekonomi, budaya dan semua hal bisa saja di rasuki oleh berita bohong alias Hoax yang bisa membuat kita terpecah belah sebagai bangsa . Akhirnya seperti istilah  Jelangkung   Corona dan Hoax menyerang dan menyasar Indonesia tercinta , kita tidak boleh menutup mata dengan kondisi yang sangat darurat ini,kita bisa melihat di medsos begitu banyak penggunanya yang menyalahgunakan dan berita  Hoax lagi - lagi datang  di saat kita juga harus menjaga di...

MPB menedesak Pemerintah lakukan One house,One Poster Terkait Covid-19

Langsa, Inisiator Mengukir Perubahan Besar ( MPB ) Muhammad Ody mendesak pemerintah melakukan gerakan One House,One Poster selama masa Covid-19 masih berstatus Pandemi pada Rabu (18/3) saat di jumpai di lapangan Merdeka Kota Langsa Sang Inisiator MPB menjelaskan bahwa Covid-19 atau biasa kita kenal dengan sebutan Corona adalah bencana kemanusiaan yang bersumber dari kota Wuhan,china .Dan yang sangat memprihatinkan karena dengan waktu singkat virus tersebut bisa menyebar keseluruh belahan dunia hingga memasuki wilayah teritorial Indonesia . Terlebih virus ini sudah menyasar dan menembus para elite pemerintahan yang seyogyanya adalah pelindung rakyat dalam situasi ini, namun kami apresiasi kinerja pemerintah yang dengan sigap dan cepat memberikan perhatian serius terhadap bencana kemanusiaan ini ujar  Ody Kami melihat di semua media baik cetak maupun Televisi telah bekerja dengan baik untuk memberikan informasi terkait bahaya Covid-19 ini, terlebih para pegiat Medsos jug...

Pemuda dan Indonesia Emas 2045

Tahun 2019 terlah banyak memupuk jiwa kita ,telah banyak mengajarkan kita dengan berbagai macam keadaan dan kondisi di  dalamnya yang membuat hati dan fikiran kita menjadi bertambah terdewasakan untuk menghadapi waktu - waktu baru di depan mata. Kita sadar betapa banyaknya penghargaan dan pujian yang diterima dari dalam maupun luar negeri oleh bangsa kita, provinsi kita dan kota serta kabupaten  kita,  yang dengannya ada yang  membuatnya terkagum-kagum akan hal tersebut, namun kita tak boleh lupa bahwa tuhan terus memberi ujian berupa bencana alam silit berganti menghampiri bangsa ini, dalam mengarungi  perjalanan di tahun 2019 yang tak sedikit jumlahnya Kita tidak boleh menutup mata bahwa, perubahan besar harus kita  wujudkan untuk ibu pertiwi yang sudah ber- umur ini ,menjadi bagian untuk menjemput perubahan tersebut serta konsisten memberikan fikiran - fikiran segar untuk kemajuan bangsa. Dan kaum muda adalah penopang utama arus besar perubahan ini...

Pecundang Tanah Merdeka

Pecundang Tanah Merdeka Bangsa ini sudah Merdeka 74 Tahun Lamanya dan ini Fakta. Kita juga sering mendengar pribahasa seperti ini kurang lebih perjuangan kalian akan lebih berat di bandingkan mengusir penjajah karna perjuangan kalian adalah melawan bangsa sendiri  dan  ini juga fakta. Namun ada yang lebih berat dalam mengisi kemerdekaan dari pada itu semua ,yaitu berat rasa melawan nafsu duniawi ketika sudah di lenakan dengan posisi dan jabatan, lupa janji di awal ,Lupa Tugas, Lupa diri dan merasa sudah Hebat, ini di sebabkan oleh apa ,oleh sifat egois yang bercampur nafsu rakus dan di barengi dengan beribu alasan pembelaan agar terlihat benar. Sungguh kemerdekaan bangsa adalah milik semua rakyat Indonesia, tapi kemerdekaan tiap individu masih menjadi PR Besar, Lahir dari rahim ibu pertiwi harusnya membuat setiap mereka yang menjadi anak-anak ibu pertiwi malu berdiri di atas tanah merdeka ini Dan yang perlu di ingat bangsa ini merebut kemerdekaanya dari para Penjajah...