Langsung ke konten utama

PEMA UNSAM : Kesadaran adalah Modal Utama Perangi COVID-19





Presiden dan Pengurus PEMA UNSAM  berfose usai Audiensi Bareng Pihak Rektorat

MPB.News.Langsa,Pemerintahan Mahasiswa ( PEMA ) Universitas Samudra Langsa mengajak Mahasiswa dan Masyarakat untuk Selalu menjaga kesehatan serta menerapkan anjuran Pemerintahan yaitu " Physical Distancing"
agar dapat terhindar dari Virus berbahaya Covid-19 dan tetap berdo'a agar wabah ini cepat berlalu dan mata rantainya terputus dari Bumi Indonesia.

Presma UNSAM Fendi berharap kepada masyarakat untuk dapat mematuhi aturan yang di terapkan pemerintah untuk memutuskan mata rantai covid-19, mengingat dan menimbang COVID-19 sangat lah berbahaya, karena sudah menjadi masalah internasional hal ini di ungkapkanya dalam keterangan Pers usai Audiensi dengan pihak Rektorat UNSAM pada ,Selasa (5/5)

Fendi Menambahkan agar kita bekerja sama melindungi segenap keluarga dan sanak saudara kita untuk tetap dirumah
 " Stay At Home" agar dapat mempercepat dan memutuskan mata rantai wabah Pandemi ini "Ujarnya

Melalui pantauan Tim MPB di situs Resmi Pemerintahan di Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Jum'at 8 Mei 2019 pukul 13.32 WIB di Website "Covid-19.go.id" sebagai berikut;
 Positif         : 12,776 Jiwa
 Sembuh      : 2,381 Jiwa
 Meninggal  : 930 Jiwa

 Kita sadar bahwa Covid-19 ini akan berakhir pada saatnya nanti untuk waktu yang kita belum ketahui, tapi jika anjuran Pemerintahan benar-benar di jalankan maka kita akan lebih cepat untuk lalui wabah berbahaya ini "tutup Presiden Mahasiswa UNSAM Fendi




Komentar

Postingan Populer

Gibran Maju Walikota Solo, Antara Presiden Jokowi dan Masa Depan Anak Muda

Pojok.MPB, Pencalonan Putra Presiden Ke - 7 Joko Widodo dalam Pemilihan Walikota Solo menuai banyak Respon di tengah masyarakat Indonesia yang terus di perbincangkan bukan hanya di Solo Tapi di Luar Pulau Jawa serta dengan cepatnya  merambah ke media sosial dan banyak yang membahas berkaitan dengan pencalonan putra kandung orang nomer 1 di Republik ini. Timbul pertanyaan apakah ada campur tangan Presiden dalam keputusan DPP PDI-Perjuangan melalui Ketua Umum Mega Wati Soekarno Putri...? Tapi kita sekrang tidak sedang membahas tentang Campur Tangan Presiden dalam pencalonan Putranya, tapi kita sedang membahas sosok muda yang ingin memimpin Daerah dan merupakan sebuah kemajuan dalam Demokrasi Indonesia. Pemuda sejatinya adalah manusia yang secara sengaja di persiapkan untuk membangun Daerahnya dan Negaranya di masa depan dengan terus di bekali pemahaman tentang kecintaan terhadap Tanah Air dan menumbuhkan Konsistensinya untuk terus berbuat yang terbaik untuk Bangsanya s...

Semangat membumi hanguskan Covid-19 harus berdampak Ke Desa

Muhammad Ody Inisiator MPB Aceh Tamiang,   inisiator Mengukir Perubahan Besar (MPB) Muhammad ody kembali mengomentari kinerja pemerintahan pusat terkait penanganan Covid-19 atau Corona guna menghambat dan menghentikan penyebaran virus mematikan ini ,yang semakin hari semakin banyak memakan korban dan sangat meresahkan masyarakat Indonesia, hal ini di sampaikan pada Jum'at ( 27/3 ) di Desa Simpang kiri. Ody menjelaskan Pemerintah Pusat harus menaikkan lagi level keseriusan dalam penanganan wabah berbahaya ini,karna jumlah korban meninggal akibat virus Covid-19 terus bertambah di tiap harinya dan menandai bahwa level keseriusan pemerintah harus di tingkatkan. Di lansir dari Laman Resmi   Covid-19.go.id hingga Jum'at Malam  Pukul 19.30 ( 27/3) di Indonesia sudah terdapat 1046 Jiwa Positif  46 jiwa Sembuh dan 87 jiwa meninggal dunia terkait wabah berbahaya Covid-19 ini. Kita berharap ketika pemerintah pusat meningkankan Level keseriusannya dalam ...

Puncak kebangkitan

  Pengatar Edisi Khusus:  " Puncak Kebangkitan" Perjalanan panjang tentunya sudah terlewati sampai pada usia anda hari Ini dan pasti telah banyak mendewasakan fikiran dan tindakan yang merupakan hasil dari perjalanan mengarungi bahtera kehidupan yang sementara ini ,untuk terus bisa bermanfaat sebanyak mungkin untuk Masa depan Individu dan masa depan Bangsa ini. "Setiap orang ada masanya ,setiap masa ada orang nya " mungkin kalimat ini sering terdengar dan melintas di banyak tempat seperti di seminar dan workshop kepemimpinan dimana pun itu di Indonesia ini. Sejatinya manusia yang baik adalah yang bermanfaat untuk manusia lainnya, yang mengajarkan ilmunya untuk manusia yang lain, menjadi guru keteladanan untuk generasi di bawahnya dan mempersiapkan generasi berikutnya, untuk menjaga nafas perjuangan suci dengan anak muda yang di jadikan Panglima perubahan. Pemimpin berjiwa panglima dan ksatria dan Pemimpin Telandan akan lahir dari proses yang ketat dan tanpa kompromi...